Home / Bundes Liga / Benedikt Howedes : Leon Goretzka Berhak Menentukan Masa Depannya Sendiri

Benedikt Howedes : Leon Goretzka Berhak Menentukan Masa Depannya Sendiri

Benedikt Howedes, Leon Goretzka, schalke 04, Bayern Munich
Benedikt Howedes dan Leon Goretzka

Benedikt Howedes yang merupakan Bek tengah dari Juventus belum lama ini membela mantan rekan setimnya saat masih di Schalke yaitu Leon Goretzka, pasalnya pemain muda berbakat tersebut telah menyetujui sebuah kesepakatan yang kontroversial dimana dirinya pindah ke rivalnya yang lebih besar,Bayern Munich. Ia pun mengatakan bahwa setiap pemain harus mengikuti “kepentingan dan tujuan mereka sendiri”.

Memang setelah memasuki tahun terakhir kontrak Schalke-nya pada bulan Juli 2017 lalu, Goretzka telah menjadi subyek spekulasi untuk menuju beberapa klub papan atas Eropa seperti Barcelona, Liverpool dan juga Bayern dimana semuanya diketahui tertarik untuk memboyong pemain berusia 22 tahun itu.

Schalke sendiri sebenarnya telah berusaha untuk dapat meyakinkan Goretzka untuk menandatangani kesepakatan baru dengan mereka, namun pada akhirnya pesona Bayern terbukti terlalu kuat dan telah telah diumumkan pada beberapa hari yang lalu bahwa pemain tersebut akan bergabung dengan mereka dengan status bebas transfer di penghujung musim.

Sejak saat itu, Goretzka mendapat kritikan dari beberapa penggemar Schalke, yang tidak senang saat dia masih bermain dengan klub mereka namun sudah berkomitmen menyerahkan masa depannya ke Bayern. Terbukti saat The Royal Blues menghadapi Hannover, pendukung Schalke membentangkan spanduk panjang yang bertuliskan, “Uang atau piala tidak lebih berharga dari pada klub kami! Siapa pun yang tidak menghargai itu bisa menyingkir segera! ”

Tapi Howedes merasa Goretzka benar-benar berada dalam haknya untuk memikirkan kebutuhannya sendiri. Ia mengatakan kepada media Bild, “Saya selalu berpendapat bahwa setiap pemain dapat mengejar kepentingan dan tujuannya sendiri. Jika Leon melihat langkah berikutnya untuk berkarir di Munich, dia berhak mendapatkan itu. Sangat disayangkan untuk Schalke, karena dia adalah pemain hebat yang selalu mampu bermain baik. Dengan dia, klub juga kehilangan orang hebat. ”

Bulan-bulan terakhir Howedes di Schalke juga sempat membuatnya konflik batin, seperti pelatih Domenico Tedesco – yang melepaskannya dari kapten – mengatakan kepada produk akademi klub bahwa dia tidak akan dijamin menjadi starter lagi.

Hal itu akhirnya mengakibatkan Howedes menjadi terbuka terhadap sebuah keberangkatan, namun dia tidak memiliki niat buruk terhadap pelatih berusia 32 tahun, yang dipuji karena membuat dampak yang kuat di Schalke.

“Saya harus menerimanya [keputusan pelatih], bahkan jika saya tidak menyetujui,” kata Howedes. “Tapi bagi saya, ini adalah pendakian, bukan kecelakaan, untuk menerima tawaran dari Juventus – salah satu klub terbesar di dunia – dalam situasi ini. “.

“Dia [Tedesco] tidak melakukan semuanya dengan benar, tapi banyak hal yang dia lakukan benar, jika Anda bertanya kepada saya. Saya pikir Domenico Tedesco sedang melakukan pekerjaan dengan baik. Dia telah menempatkan Schalke kembali ke jalan menuju kesuksesan. Kini saatnya membangun ini, sehingga klub juga di akhir musim mencapai gol di piala dan di kejuaraan. ”

“Tanpa beban Liga Europa, ada banyak hal di dalamnya. Sebagai penggemar Schalke, saya sangat senang dengan tahap pertama yang sukses. “.

Meskipun demikian, sepertinya Howedes juga masih membutuhkan kepercayaan dari Massimiliano Allegri, karena sejak kedatangannya, ia hanya dimainkan hanya sekali saja disemua kompetisi bersama klubnya.

About Janitra Prasanti

Check Also

Pochettino Inginkan Rekrutan Berkualitas di Tottenham

Pochettino Inginkan Rekrutan Berkualitas di Tottenham

Runner Up Liga Primer Inggris musim kemarin, Tottenham Hotspur, sejauh ini masih belum mendatangkan pemain …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *