Home / Liga Spanyol / Dukung Kemerdekaan Catalunya, Guardiola Diambang Kurungan Penjara

Dukung Kemerdekaan Catalunya, Guardiola Diambang Kurungan Penjara

Kabar hitam baru saja datang, melalui pemberitaan media Spanyol menjelaskan jika pelatih Manchester City, Josep Guardiola akan diperiksa Kepolisian Spanyol akibat tudingan bahwa dirinya menjadi bagian dari gerakaan makar Catalunya yang terjadi akhir-akhir ini.

Oktober 2017 kemarin adalah momen besar yang memperlihatkan pergerakan dari guncangan isu politik di Spanyol. Salah satu provinsi tersebesar Spanyol, Catalunya menggelar referendum untuk bisa memisahkan diri dari Kerajaan Spanyol.

Referendum itu pun mendapat banyak dukungan dari para petinggi dan juga tokoh-tokon kenamaan, termasuk dari sosok pelatih ternama macam Guardiola. Tak hanya itu saja, Guardiola juga sempat terlihat dalam aksi demonstrasi.

Secara terbuka dengan dihadapkan lebih dari 10 ribu demonstran, Guardiola nampak berani dengan membacakan Manifesto yang menyatakan keinginannya agar Catalan menjadi negara mereka. Tak hanya itu saja, Guardiola juga nampak mengeluarkan suara dengan menguncapkan kemerdekaan Catalunya di Referendum 1 Oktober 2017.

Merasa begitu percaya diri, nama Guardiola pun masuk ke daftar hitam sebuah investigasi oleh Kepolisian Spanyol. Berdasarkan laporan yang ada, Guardiola dianggap sebagai bentuk pengerahan massa di Referendum. Andai terbukti bersalah, maka Guardiola berada diambang kurungan penjara oleh Otoritas hukum Spanyol.

Jika merujuk pada proses yang ada, maka referendum Catalunya itu dianggap sebagai tindakan makar, bahkan dijuluki sebagai sebuah bentuk pemberontakan. Hasilnya pun tak berujung nilai positif, dimana deklarasi kemerdekaan Catalunya itu belum diakui sampai hari ini.

Berdasarkan data yang ada, pihak berwajib sudah menangkap dua aktivis pro kemerdekaan Catalunya yang bernama Jordi Sanchez dan Jordi Cuixart dengan tuduhan sebagai pendukung keras Catalunya. Dan jika keterlibatan Guardiola terbukti bersalah, bukan tidak mungkin mantan pelatih Barcelona itu akan dijebloskan ke Hotel Prodeo akibat keputusan politiknya tersebut.

Bukan hanya merugikan diri sendiri, namun hal ini juga akan merugikan pihak Manchester City yang saat ini dilatih Guardiola. Bagaimana tidak, Manchester City kini sedang berada dalam bentuk performa terbaiknya dan sukses memuncaki klasemen sementara Premier League Inggris dengan keunggulan 11 poin dari tim dibawahnya.

About Intan Adistia

Check Also

Chiellini Akui Sudah Mulai Pikirkan Pensiun dari Timnas Italia

Chiellini Akui Sudah Mulai Pikirkan Pensiun dari Timnas Italia

Bek Veteran Juventus, Giorgio Chiellini merasa bahwa dirinya sudah mulai memasuki usia senja dalam perjalanan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *