Home / Piala Dunia / Gelar Spanduk Kontroversial, Argentina Terancam Sanksi FIFA

Gelar Spanduk Kontroversial, Argentina Terancam Sanksi FIFA

Disaat Piala Dunia sudah resmi digelar, Timnas Argentina kini justru dalam keadaan yang kurang baik karena mereka terancam sanksi dari FIFA akibat spanduk kontroversial yang mereka bentangkan beberapa waktu lalu.

Spanduk tersebut mereka gelar dipertandingan uji coba melawan Slovenia beberapa pekan yang lalu sebelum mereka secara resmi terbang ke Brasil. Spanduk tersebut mengandung unsur politik dimana FIFA melarang keras adanya unsur politik dalam sepakbola.

Tulisan dalam spanduk tersebut berbunyi “Las Malvinas Son Argentinas” atau jika dalam Bahasa Indonesia akan berbunyi “Kepulauan Falkland adalah milik Argentina”.

Kepulauan Falkland sendiri merupakan wilayah yang sedang bersengketa. Saat ini kedudukannya tengah diperebutkan oleh Argentina dan Inggris. Tentu hal tersebut berbau politik dimana FIFA telah melarangnya secara keras.

FIFA sendiri mengakui bahwa mereka akan segera melakukan penyelidikan terkait hal tersebut berdasarkan peraturan yang telah mereka buat sebelumnya demi mencari dalang dibalik kejadian kontroversial tersebut.

“Kepala Komisi Disiplin FIFA telah memutuskan untuk memulai penyelidikan berdasarkan artikel 60 di regulasi FIFA soal stadion dan keamanan dan artikel 50 di Kode Disiplin FIFA.” Tulis FIFA.

Saat ini FIFA sendiri secara resmi telah memanggil Federasi Sepakbola Argentina atau yang biasa disebut AFA untuk hadir dalam proses penyelidikan. AFA juga diharapkan hadir dengan membawa bukti atau dokumen-dokumen yang bisa mereka bawa.

“Federasi Sepakbola Argentina (AFA) sudah ditunggu untuk membuktikan posisinya kepada Komisi Disiplin FIFA, bersama dengan semua dokumen alias bukti yang bisa mereka bawa.” Lanjut pernyataan dari FIFA.

About wans kriting

Check Also

gianluigi donnarumma - timnas italia

Tampil Full, Gianluigi Donnarumma Berterima Kasih Pada Buffon

Sepak.com –¬†Gianluigi Donnarumma bermain penuh selama 90 menit di Timnas Italia untuk yang pertama kalinya. …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *