Home / Liga Champions / ‘Kutukan Guttmann’ Yang Belum Hilang Dari Tubuh Benfica

‘Kutukan Guttmann’ Yang Belum Hilang Dari Tubuh Benfica

TURIN – Kekalahan Benfica di partai final Liga Europa kembali mengingatkan mereka pada sebuah kutukan tragis. ‘Kutukan Guttmann’, itulah yang sampai saat ini enggan pergi dari tubuh As Aguias.

Beberapa hari sebelum partai penentuan di Juventus Stadium, Kamis (15/5) dinihari, banyak kalangan tak henti-hentinya berbicara ‘Kutukan Guttmann’, mitos yang tak ada habisnya menghantui Benfica sejak terakhir kali mencicipi gelar Eropa di tahun 1962.

Pada waktu itu, Benfica mencapai puncak kesuksesannya setelah menjuarai Piala Champions (yang kini bernama Liga Champions) dua kali berturut-turut dibawah kepelatihan manajer asal Hongaria, Bela Guttmann.

Namun sayang akhir cerita berakhir tragis bagi Guttman usai dirinya dipecat dengan car ayang tidak hormat, sampai-sampai membuat dirinya harus mengucapkan sebuah sumpah serapah.

“Mereka tak akan bisa menjuarai kompetisi sepakbola Eropa hingga 100 tahun lamanya,” begitu kata Guttmann.

Sontak sumpah tersebut bak menjadi mimpi buruk untuk ‘Si Elang’ karena semenjak menundukkan Real Madrid pada tahun 1962, mereka tak lagi meraih kemenangan di tujuh laga final yang mereka ikuti.

Apabila ditambah dengan kekalahan atas Sevilla di final Liga Europa 2013/2014, maka itu berarti klub tersukses di Portugal ini sudah 8 kali mencapai babak final namun tak sekalipun menjadi jawara.

Lebih menyakitkan adalah kekalahan di final kali ini adalah yang kedua secara beruntun setelah musim lalu takluk 1-2 dari Chelsea di kompetisi yang sama.

Dilansir Infostrada, Benfica menyamai rekor Juventus yang tampil delapan kali di final dan tak pernah juara.

About rios chibie

Check Also

Barcelona Tegaskan Sama Sekali Tak Remehkan Inter Milan

Barcelona Tegaskan Sama Sekali Tak Remehkan Inter Milan

Juara bertahan La liga Spanyol, Barcelona dipastikan akan bertemu dengan salah satu raksasa Serie A …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *