Home / Liga Inggris / Pindah Ke Emirates Stadium Jadi Periode Terburuk Wenger Di Arsenal

Pindah Ke Emirates Stadium Jadi Periode Terburuk Wenger Di Arsenal

 

arsene wengerr

Pelatih Arsenal, Arsene Wenger, sudah merasakan banyak momen dalam kariernya bersama The Gunners. Namun yang paling buruk yakni ketika mereka harus pindah ke stadion baru, Emirates Stadium.

Wenger menghabiskan 20 tahun kariernya bersama Arsenal, sekaligus dikenal sebagai salah satu pelatih top di dunia. Ia mampu membawa ‘Meriam London’ memuncaki 3 titel juara Premier League dan 6 titel juara Piala FA.

Dalam periode selama 2 dekade itu, Arsene Wenger pastinya sudah menjalani banyak momen dalam kariernya, mau itu yang positif ataupun negatif. Kalau membicarakan momen-momen yang negatifnya, Wenger merasa kalau kepindahan Arsenal dari Highbury ke Emirates Stadium merupakan momen terburuk di sepanjang kariernya.

Walaupun berpindah ke stadion yang memiliki muat 60 ribu kursi penonton serta mendapat banyak keuntungan, namun total dana 400 juta pounds yang dikeluarkan untuk membangun stadion, klub mesti berhemat.

Bahkan beberapa tahun terakhir, Arsenal sering melepaskan para pemain topnya dan hal itu pun menyulitkan mereka untuk berival dalam titel juara. Alhasil, normal saja kalau Arsenal tak pernah meraih titel juara Liga Inggris sedari 2004 silam sebelum akhirnya menjuarai Piala FA di 2014 lalu.

“Tahun 2006 merupakan awal dari periode terburuk di karier saya lantaran kami mesti mengontrol dana yang kami keluarkan, kami mesti membayar utang kami yang amat superior dan menjual pemain-pemain top kami dan hanya bisa bertahan di deretan atas,” ungkap Arsene Wenger di salah satu media.

“Kami mesti tetap berkompetisi di Liga Champions dan kami mesti membuat setidaknya 54 ribu orang merasa bahagia,” lanjutnya.

“Ada banyak ketidaksetujuan saat Anda membangun stadion baru. Seberapa superioritas muatannya? Mudah saja sejatinya: pada saat itu harga tiketnya 4 ribu pounds per tempat. Anda dapat mengubahnya jadi 60 ribu serta dananya jadi 240 juta pound.”

“Lebih lagi, kami mesti membeli tanah dan semua usaha di daerah itu alhiasl dana yang terpakai lebih dari 420 juta pounds, lalu kami mesti memabayr utang kami di tiap tahunnya. Itulah kenapa kami mesti tetap berkompetisi dalam Liga Champions.”

“Sekarang ini keuntungan dari hak siar memang bikin kualitas Liga Champions menjadi lemah, tapi tetap saja kami memerlukannya, jadi menurut saya itu merupakan momen paling sulit di antara 2006 sampai 2014.”

“Untuk sekarang, Anda minta saya melakukannya lagi namun saya akan bilang ‘tidak, terima kasih dan biarkan mereka yang melakukannya sendiri’ sebab itu periode yang amat berat.”

About abdi

Check Also

victor lindelof

Transfer Victor Lindelof Ke Manchester United Sudah Capai Kesepakatan

  Rumor transfer Victor Lindelof ke Manchester United akan segera terwujudkan. Pasalnya, pihak The Red …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *